Monday, 1 February 2021

[Yosua 5:1-9]
Minggu, 24 Januari 2021

"Dia ingin Saudara mengingat-Nya karena kasih-Nya"

Bacaan: Yosua 5:1-9

Hari Minggu ini, ketika Saudara mengingat Baptisan dan Perjamuan Kudus, serta kabangkitan Kristus, hal penting apa yang Saudara ingat? Pada abad pertama, ketika banyak orang menjadi percaya kepada Yesus Kristus, mereka memberi diri untuk dibaptis. Dan ini adalah pengenapan rencana Allah, karena Yesus telah memerintahkan para pengikut-Nya demikian, "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Malam sebelum kematian-Nya di kayu salib, saat memecah-mecahkan roti dan meminum cawan bersama-sama dengan para murid-Nya, Yesus berkata "Perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku" (Lukas 22:19). Dan Paulus menekankan "Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang" (1Korintus 11:26).

Baptisan dan Perjamuan Kudus memang bukan jalan keselamatan, tetapi tanda peringatan yang melambangkan kematian dan kebangkitan Kristus bagi setiap pribadi dan bagi seluruh dosa umat manusia. Tuhan ingin Saudara mengingatnya karena kasih-Nya. Banyak orang yang seringkali melupakan-Nya.

Perhatikan. Setelah generasi baru mengalami mujizat menyeberang sungai Yordan dan memasuki Kanaan, Allah memerintahkan Yosua untuk memastikan bahwa semua bangsa Israel telah disunat (Yosua 5:2). "Sebab, semua orang yang keluar dari Mesir itu telah bersunat, tetapi semua orang yang lahir di padang gurun dalam perjalanan sejak keluar dari Mesir, belum disunat" (Yosua 5:4-5). Jauh hari sebelumnya, sunat adalah suatu upacara yang ditentukan oleh Allah ketika Allah pertama kali memanggil Abraham, janji memasuki Kanaan, keturunan dan berkat. Allah memakai upacara sunat sebagai perjanjian dengan Abraham (Kejadian 12:1-3; 17:9-14). Jadi, melalui peristiwa sunat ini, bagaimana Saudara melihat kesetiaan Allah akan janji-Nya? Bagaimana Allah menginginkan Sadara untuk mengingatkannya? Bagaimana hal ini menghiburkan Saudara yang sering kali melupakan janji-janji-Nya?

Perhatikan. Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang. (Yosua 5:9). Bangsa Mesir telah mengejek bangsa Israel dengan mengatakan bahwa tujuan Allah membawa mereka keluar dari tanah Mesir hanya untuk membunuh mereka di gunung (Keluaran 32:12). Sekarang, cela yang memalukan tersebut telah dicabut Allah. Nama Gilgal bisa berarti "saya mencabut, menggulingkan". Mereka adalah umat pilihan Allah dan tidak mungkin bagi-Nya untuk mengingkari janji-Nya sendiri kepada Abraham.

Sebab dalam Kristus-lah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa. Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati" (Kolose 2:9-12). Melalui Kristus, Saudara sekarang dapat masuk ke dalam hadirat Allah, karena telah disunat secara rohani. Nampakkanlah sifat dan kasih-Nya sehingga setiap orang tahu bahwa Saudara adalah anak Allah.

Selamat menikmati Minggu, mengingat kebangkitan Kristus mengalahkan maut, janji setia-Nya menyelamatkan dan menyertai Saudara. Tuhan Yesus Kristus memberkati. (erd210121)

No comments:

Post a Comment

Selasa, 31 Desember 2024 "Tahun Baru: Hidup Baru Dengan Ketaatan Kepada-Nya" (Renungan Natal menyambut Tahun Baru 2025) Banyak...